Sulitnya Menangkal Bullying di Kalangan Pelajar

Menangkal Bullying

Praktek bullying di kalangan pelajar merupakan peristiwa yang banyak ditemui akhir-akhir ini. Praktek bullying sendiri merupakan kegiatan menekan, menyakiti dan menghina seseorang yang dilakukan secara sadar oleh satu orang atau orang banyak. Mereka yang melakukan praktek bullying biasanya mengincar seseorang yang terlihat lemah atau yang terlihat terlalu menonjol.

Di dalam menjalankan prakter tersebut, pelaku biasanya merasa tersaingi dengan korban sehingga pelaku melakukan tekanan terhadap korban tersebut. Dari sekian banyak kasus bullying, pelajar merupakan subjek yang kerap melakukan praktek bullying tersebut. Besarnya jumlah praktek bullying di kalangan pelajar menandakan bahwa praktek bullying tersebut sangat sulit untuk dihentikan. Pihak sekolah bahkan telah melakukan banyak upaya untuk menangkal praktek bullying tersebut namun tidak dapat memberhentikan praktek bullying secara tuntas. Pelajar hanya mendengarkan nasehat yang diberikan kepadanya dan tidak mengamalkan nasehat tersebut dengan benar.

Meskipun tidak terlalu banyak membuahkan hasil, pihak sekolah terus melakukan pendekatan terhadap para muridnya demi menangkal praktek bullying di kalangan pelajar. Pihak sekolah bahkan berupaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang baik sehingga pelajar dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan membimbing mereka untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dengan baik.

Dalam menangkal praktek bullying, pihak sekolah hendaknya memberikan pengertian kepada para muridnya mengenai bahaya bullying. Informasi akan praktek bullying tersebut dapat dilengkapi dengan pemberian motivasi kepada pelajar http://homebet99.com untuk melakukan tindakan-tindakan positif yang membangun.

Pihak sekolah juga dapat melakukan tindakan psikologis yang dapat memicu semangat belajar para pelajar dan memberikan contoh mengenai penerapan nilai sosial yang tumbuh di lingkungan masyarakat. Cara-cara tersebut diharapkan mampu menekan jumlah praktek bullying di kalangan pelajar.

Praktek bullying semakin tidak dapat dibendung jika pihak sekolah tidak memerankan perannya dengan baik. Seperti yang kita ketahui, pelajar pada umumnya melakukan kegiatan meniru dengan apa yang mereka lihat. Semakin banyak mereka melihat tindakan bullying di lingkungannya, semakin besar pula kemungkinan mereka melakukan tindakan bullying terhadap pihak lain.

Tontonan televisi merupakan salah satu pemicu yang membuat seseorang melakukan praktek bullying. Tontonan yang mengacu pada tindak kekerasan dapat memicu penonton untuk melakukan hal yang sama. Jika hampir sebagian besar serial TV yang mereka tonton dipenuhi dengan adegan kekerasan, tak mengherankan jika pelajar masa kini memiliki kedekatan dengan praktek bullying.

Hal tersebut dapat menimbulkan kesulitan dalam menangkal praktek bullying di kalangan para pelajar. Karena praktek bullying mampu menimbulkan dampak yang membahayakan bagi para korban, keluarga dan lingkungan sekolah hendaknya berperan dalam menumpas praktek bullying tersebut. Jika kedua lingkungan tersebut saling bekerja sama dalam memberikan pedoman, bukan hal yang aneh jika praktek bullying dapat ditekan dengan lebih baik.

Shares 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *